Misa kok pindah-pindah Paroki

Ada umat yang suka mengikuti misa di paroki lain daripada di parokinya sendiri. Bahkan tidak hanya ke satu paroki namun mereka suka berpindahpindah paroki. Ada umat yang sama sekali tidak mau Misa di parokinya sendiri. Ada juga umat yang malah memilih menjadi pengurus di paroki lain. Berbagai macam alasan diajukan, entah karena di paroki lain parkirnya luas, misanya cepat , homilinya menarik, bisa bertemu umat lain dari berbagai tempat dan berbagai macam alasan lain.

Sikap sepertin ini sebenarnya kurang bijaksana. Mengikuti Perayaan Ekaristi tidak hanya sekedar selera atau karena pertimbangan senang atau tidak senang, menarik atau tidak menarik. Mengikuti Ekaristi berarti mengembangkan nilai ekklesial atau paguyuban Gerejawi. Dan nilai ekklesial atau paguyuban gerejawi ini paling nampak dalam hidup berparoki. Untuk itu, kita diajak untuk mencintai paroki sendiri, mengenbangkan nilai sense of belonging, rasa memiliki atau menjadi bagian paroki dimana kita tinggal. Entah paroki kita jelek atau baik, pendek kata seperti apapun keadaan paroki kita, itulah paroki yang wajib kita cintai. Mencintai yang benar biasanya bikan atas pertimbangan senang atau tidak senang, namun atas dasar kerelaan berkurban. Amat tidak pas bila Misa mingguannya di paroki lain,sedangkan urusan2 lain seperti kalau ada perlu (pernikahan, kematian) baru di parokinya sendiri.Saat senang orang pergi ke paroki lain, saat sedih atau memiliki kebutuhan orang baru mengadu pada tempatnya sendiri. Rasanya sikap seperti ini kurang bijaksana.

Marilah kita mencintai paroki kita masing2, entah sesuai atau tidak dengan selera kita. Suka dan duka paroki kita merupakan suka dan duka kita. Paroki kita adalah harta yang tak ternilai dalam kehidupan menggereja kita. Paroki kita adalah keluarga yang harus kita cintai dan kembangkan.

Iklan

About dowey

simple, humble family man

Posted on 13 Oktober, 2010, in Katholik. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Silakan komen...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: